Perizinan BPOM untuk Industri Makanan dan Minuman, Ini Tahapannya
Dalam industri Food and Beverage (F&B), rasa yang enak dan kemasan yang menarik belumlah cukup untuk memenangkan hati konsumen. Faktor terpenting yang dicari oleh pembeli modern adalah jaminan keamanan dan higienitas produk. Di sinilah peran perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjadi sangat krusial.
Mengantongi izin edar BPOM bukan sekadar pemenuhan kewajiban hukum, melainkan strategi jitu untuk menembus pasar yang lebih luas seperti ritel modern, swalayan, hingga pasar ekspor.
Bagi Anda yang berencana melegalkan produk, mari pahami syarat dan tahapan perizinan BPOM untuk industri makanan dan minuman berikut ini.
Izin edar BPOM adalah persetujuan hasil penilaian kriteria keamanan, mutu, dan gizi suatu pangan olahan untuk melakukan peredaran di Indonesia. Nomor Izin Edar (NIE) BPOM terdiri dari 12 digit angka dengan kode awalan huruf:
Banyak pengusaha pemula yang bingung membedakan antara perizinan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan BPOM. Anda wajib mengurus izin edar BPOM jika produk Anda masuk dalam kategori berikut:
Proses pengajuan perizinan dilakukan secara online melalui sistem E-Registration (E-Reg) BPOM. Berikut adalah dokumen pokok yang wajib dipersiapkan:
Secara garis besar, proses pendaftaran izin edar BPOM melalui tahapan berikut:
Seperti yang telah dibahas pada bagian persyaratan administratif, langkah paling pertama sebelum Anda bisa mendaftar BPOM adalah memiliki badan usaha resmi (seperti PT atau CV) serta Nomor Induk Berusaha (NIB). Tanpa fondasi legalitas ini, proses pendaftaran izin edar produk Anda tidak akan bisa dimulai.
Jika belum memiliki legalitas usaha, jangan khawatir! Percayakan pembentukan badan usaha Anda pada kami.
Melalui layanan jasa legalitas, kami siap membantu Anda mendirikan PT atau CV lengkap dengan pengurusan izin dasar (OSS RBA NIB, PKKPR, dan NPWP Badan). Mulai dari Rp2.500.000 untuk Pengurusan Izin, atau Rp6.000.000 untuk paket lengkap Pendirian PT + Izin.
Yuk, hubungi kami hari ini untuk konsultasi lebih lanjut!
Membesarkan skala bisnis sendirian sering kali memakan waktu yang lama. Agar ekspansi berjalan lebih cepat, banyak pengusaha akhirnya memilih jalan pintas dengan menggabungkan kekuatan bersama perusahaan lain. Dua aksi korporasi yang paling sering dipilih untuk tujuan ini adalah Joint Venture...
Ketika bisnis mulai berkembang pesat dan pasar di daerah lain menunjukkan potensi yang menjanjikan, melakukan ekspansi adalah langkah strategis yang harus diambil. Salah satu cara paling efektif untuk memperluas jangkauan pasar secara profesional adalah dengan membuka kantor cabang.