Hubungi Kami

Kode KBLI untuk Online Shop yang Sesuai Jenis Usaha

 


Berjualan secara online melalui media sosial, website pribadi, maupun marketplace kini menjadi pilihan utama banyak pengusaha. Meskipun dijalankan secara virtual, bisnis online shop tetap wajib memiliki legalitas yang sah, minimal berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Langkah pertama yang harus Anda lakukan saat mendaftar di OSS adalah menentukan kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Pemerintah, melalui Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 2 Tahun 2020, telah mengklasifikasikan jenis usaha ini.

Agar tidak salah pilih izin usaha, berikut adalah daftar Kode KBLI untuk Online Shop berdasarkan jenis barang yang dijual!

Daftar Kode KBLI untuk Usaha Online Shop

Secara umum, kegiatan berjualan eceran melalui internet masuk ke dalam kategori KBLI kelompok 4791 (Perdagangan Eceran Melalui Pemesanan Pos atau Internet). Namun, Anda harus memilih 5 digit kode spesifik yang sesuai dengan produk jualan Anda:

1. KBLI 47911 (Makanan, Minuman, atau Tembakau)

Kode ini diperuntukkan bagi Anda yang menjalankan online shop dengan produk berupa bahan makanan pokok, makanan ringan, kue, katering online, minuman dalam kemasan, hingga produk hasil tembakau.

2. KBLI 47912 (Tekstil, Pakaian, Alas Kaki, dan Barang Keperluan Pribadi)

Jika toko online Anda fokus pada industri fashion, inilah kode yang paling tepat. Kode ini mencakup penjualan pakaian jadi (baju, celana, jaket), kain tekstil, tas, sepatu, sandal, hingga aksesoris pribadi lainnya yang dijual melalui platform internet.

3. KBLI 47913 (Barang Perlengkapan Rumah Tangga dan Perlengkapan Dapur)

Bagi Anda yang menjual barang-barang kebutuhan rumah, KBLI ini adalah pilihannya. Cakupannya meliputi furniture, alat-alat kebersihan rumah, elektronik dapur (seperti blenderrice cooker), panci, piring, hingga dekorasi rumah.

4. KBLI 47919 (Barang Campuran dan Barang Lainnya)

Jika produk yang Anda jual sangat beragam (campuran) atau tidak masuk ke dalam ketiga kategori di atas, Anda bisa menggunakan KBLI ini. Contoh barang yang masuk dalam KBLI 47919 antara lain:

  • Produk kecantikan dan kosmetik
  • Obat-obatan dan suplemen
  • Alat tulis kantor (ATK)
  • Mainan anak-anak
  • Barang-barang hobi dan olahraga
  • Barang elektronik umum (seperti smartphone, laptop, dan aksesoris gadget).

Catatan Penting: Kode KBLI 4791 hanya berlaku untuk Anda yang bertindak sebagai penjual (merchant) atau pemilik toko online. Jika Anda mendirikan perusahaan teknologi yang membuat platform marketplace (seperti Tokopedia atau Shopee) yang memfasilitasi pertemuan penjual dan pembeli, maka kode KBLI yang digunakan berbeda, yaitu KBLI 63122 (Portal Web dan/atau Platform Digital dengan Tujuan Komersial).

Bebaskan Waktu Anda, Biarkan Pakar Kami yang Mengurus OSS

Mendaftarkan toko online di sistem OSS terkadang terasa membingungkan bagi pengusaha pemula. Satu kesalahan kecil dalam menginput klasifikasi KBLI bisa berdampak panjang mulai dari tertahannya proses verifikasi hingga risiko pemblokiran akun toko oleh marketplace karena dianggap tidak memiliki izin yang sesuai.

Daripada Anda menghabiskan waktu berjam-jam meraba-raba sistem birokrasi dan menebak kode yang tepat, serahkan saja urusan legalitas bisnis digital Anda kepada ahlinya. Layanan profesional dari Ruang Pedia didesain secara khusus untuk memudahkan Anda. Kami yang akan memetakan jenis produk jualan Anda, memilihkan klasifikasi KBLI yang 100% presisi, hingga memproses penerbitan NIB sampai tuntas.

Siap meroketkan bisnis online dengan legalitas yang terjamin? Langsung saja hubungi kami sekarang dan nikmati layanan perizinan usaha yang cepat dan aman!


 




Share this post:

Related posts:
Perbedaan Hak Cipta Paten dan Merek Dagang Beserta Fungsinya

Dalam menjalankan sebuah bisnis atau menciptakan suatu karya, perlindungan terhadap aset tidak berwujud sama pentingnya dengan melindungi aset fisik. Aset tidak berwujud ini dikenal dengan istilah Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Di Indonesia, perlindungan HKI dikelola oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual...

Syarat Membuka Rekening PT dan Dokumen yang Dibutuhkan

Memisahkan kekayaan pribadi dengan aset perusahaan adalah prinsip dasar dalam mendirikan Perseroan Terbatas (PT). Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, di mana PT berstatus sebagai badan hukum mandiri. Oleh karena itu, memiliki rekening bank...